Tampilkan postingan dengan label Berbagi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berbagi. Tampilkan semua postingan

Hello!


 Selamat datang april
Hai Unas, udah nunggu ya?
 Di masa putih abu-abu, ini bulan terakhir
Tapi kenangannya tak akan kenal akhir
Kita lulus bareng-bareng ya? :)
Love you so bad guys ({})

#2

Yaps, just found this great pict
Seperti biasa lah :)
Kalau yang ini sumbernya dari sini https://www.facebook.com/photo.php?fbid=710983048927343&set=a.186817798010540.56423.186571981368455&type=1&relevant_count=1&ref=nf

Mungkin  hal ini sering kita jumpai bahkan mungkin dari kita sendiri yang melakukan hal semacam ini. Betul apa betul? Bukan bermaksud menggurui, namun hanya ingin berbagi.

"Jangan saling berbisik dengan seseorang saat berada dalam satu forum, karena bisa jadi orang yang tidak kita ajak untuk saling berbisik akan merasa sedih, bersalah, atau merasa". Itu adalah ungkapan my 'unyu'est bigbro, Mas Sandi Jr saat lebaran tahun lalu.

Kalau kamu 3 orang, janganlah yang 2 orang berbisik-bisik
tanpa yang ke-3
Karena hal itu akan menyedihkan yang ke-3 itu
- HR. Bukhori -

#1

Great! Did you ever feel the need to say this to someone?
Yaps, I found it from fanspage Proud to be A Muslim

Islam is perfect but I am not
If I make a mistake, blame it on me, not my religion


PHP ( Pehape) ?

Bismillahirrahmaanirrahiim

Assalamualaikum Wr.Wb

Holaaa sobat tiiiins. Watcha puasa hari ke-10 masih semangat membara yaa? :) Bagooosss. Sambil nunggu adzan maghrib, itung-itung ngabuburit Tins ingin berbagi lagi nih wehehehe. Oke judul yang kita ambil udah tertulis noh diatas "PHP ?" Sebenarnya ini tulisan juga terinspirasi dari para makhluk galau di luar sanaaa (aku ngga termasuk :p). Jadi kalau mau dibaca silahkan, kalau tidak ya noprob :))))) Enjoy Guyss


Pernah PHP? Atau Pernah diPHP?

Pehape (PHP) alias Pemberi Harapan Palsu. Ini fenomena booming bingit apalagi dikalangan para ababil alias abege labil. Istilah PHP ini ditujukkan kepada seseorang yang memberi harapan dalam suatu hubungan kepada lawan jenisnya, namun itu hanya sebuah "harapan", tak lebih. Dan katanya sih, katanya lho, orang itu cuman mempermainkan hati lawan jenisnya. Katanya lhooooo yaaaa :p wkwk. Biasanya orang yang suka php itu punya tampang kece dan penampilan yang kece juga tentunya. Tapi juga dapat ditemui orang pehape yang bukan bermodalkan tampang atau penampilan melainkan kata-kata puitis yang menyayat hepar. Ada juga nih orang pehape karena bakat di bidang tertentu, musik misalnya. Jadi si doi suka menggoda "mangsanya" dengan lagu-lagu cinta sambil nggenjreng-nggenjreng gitar. Padahal kita nggak tahu kalo itu gitar pinjem punya tentangga. Maklum, biar keren gitu katanya. Orang pehape itu juga biasanya stay cool didepan para cewek, mungkin biar para cewek mau nyuri-nyuri pandang gituuh. Adalagi cowok pehape yang sok-sok romantis. Ngasih berbagai macam bunga, bunga mawar, bunga melati, bunga lily, bunga kamboja, bunga sedap malam, bunga sepatu, bunga teratai, bunga matahari, bunga bugenvil, sampek-sampek bunga bangkai tuh dikasih juga, bukan hanya bunga bangkai, malah kadang-kadang bunga desa juga dibawa. Astagaaa. Adalagi modus unik lainnya, yaitu ngirimin pulsa. Padahal tuh pulsa ngutang sama teman sebangku. Yang merasa nggausah senyam-senyum!

Siklus orang pehape juga simple kok. Awalnya kenal, terus sms-an, ngumbar kata mesra dan… menghilang. Lalu cari yang lain, terus kenal, sms-an, ngumbar kata mesra dan.... menghilang lagi. Ya gitu-gitu terus, ngga kreatif -_-
 
Tapi ada nih Sob pendapat yang beda "Pehape itu nggak ada, yang ada hanya kegeeran".Pendapat ini juga ngga salah sih. Padahal kita udah suka dia tingkat internasional, eh ternyata  si dia nggapunya perasaan lebih ke kita. Aduduhh.. Patahati ya? Achiaaaan. Yah siapa juga yang nyuruh kita terlalu GR, nah kalau udah tau gini, patahati kaaaaan?? Terus nyalahin siapa? Nyalahin dia? Kita juga salah u.u Kalau udaa 'merasa' kena pehape terus ngapain? Nangis? Apdet ke twitter atau fesbuk? -_- Apalagi kalau kita bener-bener suka sama tuh orang, beeeh setiap malam insomia kagabisa tidur. Coba tebak ngapain? Ngestalk men ngestalk. Ngga nafsu makan, ngga nafsu minum, ngga nafsu ngomong, ngga nafsu belajar, ngga nafsu bernafas *Nahlho
Tiap hari mukanya kusut, jadi perlu disemprot pakek rapika langsung disetrika. Tiap hari dengerin lagu-lagu galau. Tiap hari butuh shower anti galau, kalau ngga ada shower, selang digantungin di paku bisa jadi alternatif.

Bicara mengenai pehape otomatis berbicara mengenai perasaan. Perasaan merupakan the one most sensitive thing. Jangan pernah samakan perasaan seorang cewek dengan super mario. Perasaaan bukan untuk dimainkan. Ingat ya, Hakikat cinta itu suci kok :)

“Ada tiga hal yang barangsiapa memilikinya niscaya ia akan mendapatkan manisnya iman: (1). Allah ta’ala dan Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam lebih ia cintai daripada yang lainnya, (2). Mencintainya seseorang, tidaklah ia mencintainya melainkan karena Allah ta’ala, (3). Benci untuk kembali kepada kekafiran setelah Allah ta’ala menyelamatkan darinya sebagaimana ia benci dirinya dimasukkan ke dalam api”

So, yang salah siapa? Dia yang ngasih perhatian lebih? Atau kita yang kegeeran? Sama aja -_- sama-sama salah -_- sama-sama bikin ulah -_- Sebenernya dalam menjalin hubungan ada batasan-batasannya. Apalagi kan dalam islam sudah diatur.

Katakanlah kepada laki-laki yang beriman: Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya. (An-Nuur: 30)

Dari Jabir bin Samurah berkata; Rasulullah SAW bersabda: Janganlah salah seorang dari kalian berdua-duan dengan seorang wanita, kerana syaitan akan menjadi ketiganya. (Hadis Riwayat Ahmad & Tirmidzi dengan sanad yang sahih)

Jadi jangan suka pehape, jangan juga suka merasa GR. Ingat. Orang yang kita cintai saat ini belum tentu orang yang menjadi jodoh kita. Jadi tetap pada batasan-batasan kaidah. Labuhkan hati kalian kepada orang yang benar-benar telah dituliskan Allah SWT :) Dan jangan pernah sentuh hati seseorang jika hanya ingin melukainya. 

Dalam sepotong hadith Nabi s.a.w mengingatkan :
”Apabila datang ( melamar ) kepadamu seorang lelaki yang kamu yakini akhlak dan agamanya, maka kahwinkanlah dia. Sekiranya tidak maka akan berlaku kerosakan dan fitnah yang besar di atas muka bumi “

Well, sekian kali ini, adzan maghrib udah terdengar :) Selamat makaaaan :)

Ajang penambah 'teman' atau penambah 'dosa'?

Assalamualaikum Wr.Wb

Halo sobat tinss (kalo ada sih hehe)
Hari ketiga puasa masih tancap gas pool kaaan? hehe
Well di tengah2 siang bolong bulan penuh rahmat ini, Tins pengen berbagi nih, lewat tulisan di blog junior ini :)
Oke, judulnya udah terpampang nyata kan? Ajang penambah 'teman' atau penambah 'dosa'
Yaps, disini Tins pengen mengapresiasi "sosial media" yang digrodok kaum ababil alias abege labil. Yang paling menyetarkan yaitu facebook dan twitter.
Facebook dan Twitter dewasa ini malah disalahgunakan nih sob, miris banget kan? Apa buktinya? Mau bukti???!! Coba deh sekarang tengokin itu dua bersaudara. Apa yang pasti kita temukan? Jeng jeng jeeeng.

1. Foto yang pakek kain bekas atau baju adiknya yg dipakai, kekecilaaaan banget, nyapret pret pret, kayak lepet yang biasanya ada di kardus berkatnya tahlilan orang belakang rumah. Belum lagi rambut yang disemir merah kuning ijo. Udah kaya anak ayam alay yang dijual jamanku SD dulu. Sampe2 susah bedain mana rambut mana sapu ijuk.

Tengok ini dalil ya :)

“Sesungguhnya wanita itu adalah aurat, setiap kali mereka keluar, syeitan akan memperhatikannya.” (HR. Bazzar & At- Tirmizi)

"Wahai Nabi, suruhlah isteri-isterimu dan anak-anak perempuanmu serta perempuan-perempuan yang beriman, supaya melabuhkan pakaiannya bagi menutup seluruh tubuhnya (semasa mereka keluar); cara yang demikian lebih sesuai untuk mereka dikenal (sebagai perempuan yang baik-baik) maka dengan itu mereka tidak diganggu. Dan (ingatlah) Allah adalah Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani." (Surah Al-Ahzab, ayat 59)

2. Status-status yang memiriskan sekali, bedanya abg jaman dulu sama abg jaman sekarang. Kalau dulu kan kalau ada masalah, tahajud, meminta pertolongan dari Allah, ada masalah diselesaikan tidak diumbar-umbar ke orang lain :) Kalau sekarang? Beeeh. Doa aja udah berpindah ke fesbuk atau twitter, kalau menurutku sih sob, kayaknya kurang efisien deh, kan doa ditujukan ke Allah, lebih romantis kalau lewat sujud sholat, karena saat sujud, kita berada dalam posisi yang paling dekat dengan Allah :)) Adalagi yang lebih mengharu biru, mengumbar kegalauan di fb/twitter. Kasian banget yaa. cupcup. Tau ngga sih sob, secara tidak langsung itu sama aja mentransfer energi negatif kita ke si pembaca.

"Dunia maya bukan tempat pelarian dari masalah dunia nyata. Dunia maya tidak akan pernah menyelesaikan masalah--malah sebenarnya semu." - Kutipan Darwis Tere Liye

 Ini ada dalil :)

Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.(QS. 3:139)

“Dia (Ya’qub) menjawab: “Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (QS Yusuf: 86)

3. Sindiran-sindiran yang menyayat hepar. Mulai dari sindiran terselubung sampai sindiran yang frontal. Duso lho yo dusooo. Apalagi sekarang ada akun twitter yang khusus buat nyidir. Kalo nyindir tulisannya PAKEK CAPSLOCK. KATANYA BIAR JELAS GITU -______- Terus bahasa pake Loe Gue Loe Gue. Ada aksen (maaf) C*k beserta saudara2nya kadang. Mau dalil lagi? Adaaa :)

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain, (karena) boleh jadi mereka (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olokkan); dan jangan pula wanita mengolok-olokkan wanita-wanita lain., karena boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olokkan); dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan jangan pula kamu panggil-memanggil dengan gelar yang buruk. Seburuk-buruk gelar ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman..” (QS. al-Hujurat:11).

------------------------------------------
 Nah tak panjang tak lebar semoga dapat menjadi pembelajaran kita semua khususnya saya.
Sama sekali bukan berniat menggurui karena saya hanya ingin mengingatkan.

"hendaklah saling mengingatkan dalam kebenaran dan kesabaran" (Al-Asr 3)


Well, kita boleh menggunakan social media dalam bentuk apapun, cuman ada kalanya kita harus mengerti batasan2nya. Boleh upload gambar, update status, boleh kok boleh, Tins sendiri juga masih sering upload gambar atau update status, hehe. Tapi setidaknya jangan sampai apa yang kita lakukan disitu dapat merendahkan martabat kita sebagai muslim/muslimah apalagi sebagai seorang yang berpendidikan, kita harus bisa menempatkan segala sesuatu dengan tepat. Okidoki :D


Sekian

Wassalamualaikum Wr.Wb

Belum Saatnya Bro!

Assalamu'alaikum Wr.Wb

Saya menulis entri ini setelah saya mengadakan sharing-sharing dengan cewek-cewek super hebat yang pernah saya temui. Awalnya sharing masalah keluarga, orangtua, sahabat, dll. Tapi merambat-merambat ke masalah yang benar-benar sangat intim yaitu masalah (maaf) seks. Saya sempat shock (jelas). Mendengarkan cerita bahwa mereka, orang-orang yang saya sayangi hampir menuju ke arah (maaf) hubungan seks. Ada beberapa pernyataan dari mereka yang pernah melakukannya. Bukan, bukan melakukan (maaf) hubungan seks. Tapi masih perjalanan menuju kesana. Contohnya saja ciuman di pipi, dahi, mulut, leher, dsb. Sampai ada acara merabah-rabah sesuatu yang sedikit menonjol (maaf).
Salah diantara mereka ada yang hobi ciuman bibir, padahal keduanya sama-sama punya pacar. Saat ditanya mengapa mau dan suka melakukan hal semacam itu? Dengan penuh keentengan dia menjawab “kita jelas sama-sama butuh, jadi kita melakukannya setiap saat jika ada waktu”.  Deg. Oke saya terdiam, benar-benar diam. “Butuh”? Butuh apa? Butuh ciuman? Apasih, apa maksudnya. Itu hanya sesaat bro, menjual keperawanannya dengan hal semacam itu? Itu hal bodoh yang saya temui.

Adalagi yang dengan tenangnya menyebarkan bahwa dia pernah dicuim saat tidur,katanya sih bibirnya kerasa basah gitu (kali aja tuh iler loe) emangnya dicium dimana? Di bibir. Di bibir broo. Gila masih SMA tuh anak. Kenapa diam aja? Diam saat dicium bahkan diam saat diraba. “Kapan lagi kita bisa melakukan hal semacam ini” itu jawabnya. Astaghfirullahaladzim. Kena adzab gawat lho

Fenomena ini bahkan juga terjadi diantara mreka yang tergabung dengan komunitas agama islam. Sekali lagi fenomena ciuman bibir, kalau ini temanya “Dua kepala dua kaki”. Bisa banyangin, ada dua orang duduk, tapi kaki yang terlihat hanya dua. Terus yang dua? Diamputasi kali -_- Bahkan nih sob, si doi terkenal alim banget, sholat lengkap ngaji fasih otak cerdas. Eh ralat, kata “otak cerdas” mohon dihilangi. Intelek kok main  cablak-cablak. Hihi

Terus terus apa lagi ya? Ohya satu lagi. Kalau ini nggak ngerti deh. Ampuun ssob. Ditanya “Pernah ngapain aja sama pacarmu”. Jawabnya “Ah, nggak ngapa2in kok, eh cuman nakal dikit seh, tapi nggak sampek kebablasan”. Astagaaa, ini gaswat syekaleee. Hampir bro hampir. Sepertinya kalimat “Nggak kebablasan” diganti “Belum kebablasan”.

Dan masih banyak lagi cerita-cerita semacam itu. Dan lebih banyak lagi yang belum saya ketahui di luar sana. Saya sebagai seorang muslim juga ingin mengingatkan bahwa hal-hal semacam itu jelas haram hukumnya. Jika ada kalimat “Kalau belum ngelakuin ‘itu’ berarti nggak gaul atau nggak normal” cuekin deh cuekin, daripada kebeblasan. Hukumnya ada lho sob yang melakukan hal semacam itu.

"Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat." (Qs. 24:30)
  
dan (diharamkan juga kamu mengawini) wanita yang bersuami, kecuali budak-budak yang kamu miliki (Allah telah menetapkan hukum itu) sebagai ketetapan-Nya atas kamu. Dan dihalalkan bagi kamu selain yang demikian (yaitu) mencari isteri-isteri dengan hartamu untuk dikawini bukan untuk berzina. Maka isteri-isteri yang telah kamu nikmati (campuri) di antara mereka, berikanlah kepada mereka maharnya (dengan sempurna), sebagai suatu kewajiban; dan tiadalah mengapa bagi kamu terhadap sesuatu yang kamu telah saling merelakannya, sesudah menentukan mahar itu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. (Qs. 4:24)

Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus dali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan orang-orang yang beriman. (Qs. 24:2)

Jelas tuh dalil sob. Lantas, jika sudah terjadi, apa yang harus kita lakukan?

Dari Ibnu Mas’ud r.a. dikabarkan, sesungguhnya ada seorang lelaki mencium seorang perempuan [bukan istrinya, bukan muhrimnya]. Lalu dia datang kepada Nabi saw. dan diberitakannya hal itu kepada beliau. Kemudian diturunkan oleh Allah ayat yang maksudnya:
“Dirikanlah shalat pada kedua tepi siang dan sebentar dari malam hari. Sesungguhnya [pahala] kebaikan [seperti shalat] menghilangkan [dosa] keburukan [seperti ciuman itu].” (QS Hud [11]: 114) Lelaki itu bertanya, “Ya Rasulullah! Apakah [fatwa] ini untuk saya saja?” Jawab Nabi saw., “[Fatwa ini berlaku] bagi semua umatku.” (Shahih Bukhari, hadits no. 298)

Allah Maha Pemaaf, jika kita benar-benar ingin bertaubat, percayalah Allah akan menerimanya.
“Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat dan mencintai orang-orang yang suka membersihkan diri.” (QS al-Baqarah [2]: 222).

WELL, sekian tulisan saya yang satu ini, Ketemu lagi ditulisan-tulisan selanjutnya. Salam ukhuwah.

Wassalamualaikum Wr.Wb

Tins :)





Christine Ayu
Lihat profil lengkapku
 

Agen Dandelion | Creative Commons Attribution- Noncommercial License | Dandy Dandilion Designed by Simply Fabulous Blogger Templates