?




Hatiku larut dalam puisi
Tenggelam ke dasar syair
Terbawa deburan sajak
Berlayar menuju bait
Dan berlabuh menuju prosa 

Jika Suatu Saat Nanti

Jika suatu saat nanti, tak kau temukan nafas dalam hirup pahitku, hampa dalam derak matiku, darah dalam serak biruku, biarlah tulisan ini menjadi kawanmu
Jika suatu saat nanti, tak pula kau dengar canda dalam abstraku, tak pula kau lihat binaran pancaranku, tak pula kau rasakan untain sketsa aksaraku, biarlah pula tulisan ini menemanimu
Jika suatu saat nanti, kau temukan jejaku terhapus hujan, kau temukan asaku membentur karang, kau temukan sunyiku lepas bersama malam, biarlah jua tulisan ini mampu mengobati pilumu

Bayanganku Telah Mati

Aku berjalan menapaki masa lalu
Namun yang ku temukan hanya aku, ah bukan aku
itu hanya bayanganku
Ia tersungkur, badannya berlumur darah
Sementara kayu menancap tepat di jantungnya
Kemana dia? Kemana mereka?
Mengapa mereka membiarkanku,
maksudku bayanganku tertelan dalam dimensi
Aku menangis, pohon tertawa
Aku bertanya, ranting membisu
Aku menjerit, tanah melempar
Namun bunga membela
menyelip antara jemari
Mulai lempar senyum
Tak begitu redup, aku berdiri
dengan sayup kudendangkan
"Bayanganku telah mati"


Malam, apa kau marah?


Hei malam
Kenapa kau begitu muram?
Kenapa kau sembunyikan keindahanmu?
Mana gradasi warnamu?
Ah, janganlah kau perlihatkan raut seperti itu
Apakah kau marah?
Aku pernah berbicara tentang bintangmu
Pernah kuambil lantas kubawa ke alam mimpiku
Mungkin hingga sekarang masih bersemayam
Aku merasakan Ia terlelap bersama deraian nafasku 
Aku juga pernah melukis bulanmu
Kurekatkan erat ditelapak tanganku
Ia terselip diantara guratanku
Ia tetap sama, belum pudar, malah semakin nyata 
Kabut? Bagaimana dengan kabut?
Dengan sendirinya Ia datang
Menggandengku, mendekapku
Ia begitu dingin, jadi kuhangatkan Ia
Namun aku juga belum hangat, Jadi kami sama-sama dingin
Hmm, hewan malamu juga menghampiriku
Kadang mereka membuatku takut
Tapi aku suka melodi yang mereka ciptakan
Melodinya kini menyatu dalam ragaku, membeku dalam uratku

Apa karena itu kau marah?
Aku tak bermaksud mengambil semua itu, sungguh
Kau cemburu ya?
Aku ngga merebut kok, serius
Mungkin aku hanya ingin bersama mereka untuk beberapa saat
Bukan untuk selamanya
Saat ini aku hanya merasa kesepian Lam, Malam.
Apa kau mengerti arti kesepian?
Sepi, krik krik
Masih marah?
Baiklah, ini aku kembalikan kepadamu
Bawalah mereka lagi
Tapi, bawa juga aku.. Menjadi bagianmu..
Hingga detak menjemputku



Quotes #4

Kadangkala kita bisa menangis ketika mendengar alasan mengapa seseorang melakukan hal buruk kepada kita

- Mas Sandi -

Diantara Dandelion, Angin, dan Senja

Kali ini sebelum bulan menjemput, sebelum mentari beristirahat dengan tenang di peraduannya, lukisan senja diatas kanvas semesta yang digoreskan oleh kuas Tuhan tergantung rapi seperti biasanya. Hei, apakah kau juga melihat keindahan sama? Semoga saja begitu. Entah mengapa aku selalu menyukai senja dan segala apa yang ditawarkannya, mulai dari hempasan sayap yang dikibarkan oleh burung-burung, pancaran sinar surya diujung batas dengan semburat merah keunguan, dan yang paling aku suka adalah sayup-sayup desiran angin. Angin yang telah membawa dandelion pergi sebelum dapat ku lihat keindahannya, namun Ia tetap saja indah.
Hei kau, kali ini aku menitipkan salamku diantara benih-benih dandelion yang terbang tinggi, semoga saja angin mengantarnya dan membiarkannya berlabuh ditempat dimana kau berdiri saat ini. Apakah kau juga akan melakukan hal yang sama? Menitipkan salammu padaku lewat benih dandelion? Hehe tak ada alasan untuk melakukan hal itu.
Kau tak mengerti dan memang tak perlu kau mengerti. Kau tau? Saat ini aku berusaha menjadi dandelion. Bukan merekahnya yang membuat Ia indah, tapi manakala angin bertiup yang menerbangkan benih-benihnya. Bukan "rasa" ini yang indah, tapi manakala "rasa" ini bertiup pergi menuju entah kemana, dimana, dan dengan siapa Ia akan berlabuh dan menyatu.
Diantara dandelion, diantara angin, diantara senja, temukan doaku

Quotes #3

Ketidakberuntunganmu sebenarnya adalah keberuntunganmu. Ambil sisi positifnya, kita hanya perlu waktu.

- Rangga / Upin / Gukill -

We Are "Boloh"

Assalamualaikum Wr.Wb

Wokeeee, ketemu lagi ini sama akuuuuh :D
Well, di siang bolong yang panasnya aduhai membahana ini, pengen berbagi cerita tentang lima manusia super sarappp, yang penuh dengan imajinasi, kreasi, eksistensi, dan si si si yang lainnya
We Are Boloh :D generasi muda yang aktif dalam kegiatan apapun, mulai dari yang baik semisal bantu2 bersih2, entah bersih2 apa -_- sampek dari yang jelek, semisal mbolos pelajaran demi tempat yang bernama "kantin" -___-

Check it out

M.Sholeh alias coblek (@anaksholeh_2)
Nongol di bumi tanggal 9 Juli 1996. Tinggal di negeri antabaranta yang bernama Trawas. Setiap hari ke sekolah penuh perjuangan, pulang pergi melewati dua kabupaten sekaligus :o Sang pak ketu ini  kabarnya mirip Apgan, sssstt, masih kabarnya :p .Warga Twist juga banyak yang menganggapnya cino trawas entah apa alasan pastinya, warga Berag ( bias erik rendi aris gepeng ) yang menjadi pencetus gelar aneh tersebut. Ciri2nya punya badan gemuk dan pendek, bawaanya laper hilang kalo lihat ini bocah, rambutnya keriting2, wajahnyan bunder ser serr, bibirnya selalu tersenyum dalam apapun kondisinya, matanya selalu berbinar apalagi kalau llihat barang gratisan semisal mai***, pernah makan mai*** sampek teler lemas lunglai tak berdaya, konyol super hampir sama kayak paus terdampar di tepi kali wangi *lhe* atau panda yang sedang berhibernasi *emang ada?* Terus apalagi yah, oh ini orang kalo udah ketawa susah banget berhentinya, dibutuhkan waktu dan tenaga ekstra, mungkin kapan2 kita butuh dukun penangkal hujan *eh apa hubungannya*. Dikabarkan ada sesuatu dengan si *tiiiiit* (baca : kembarannya ayuk) :p Jugaa orang yang suka bully -_- tapi jarang dibully *nakalan*

M.Tausiul Arzaq alias Tisul alias Tonyul
Lahir tanggal 15 Februari 1996, punggawa paling tua, jadi punya misi ngemong kita2, tp ya nggajuga seh -_- kakak durhaka anda. Punya rambut yang bisa menusuk jari jika didekatkan ( baca : bisa nyelundupi ) Suatu saat nanti saya percaya bahwa dia akan menjadi seorang akuntan sukses *aamiin*. Cowok yang juga menggandrungi games online ini tinggal di tempat yang paling jauh -_- ulaopo nyempil kunu nyuuuul. Diantara semua anggota Boloh, dialah yang paling kul, kulu kulu kamsudnya ._.v Suka lihat film2 yang menguji adrenali, misalnya larva. Kalo apdet status biasanya kata2 motivasi, padahal iku copas dari tetangga sebelah, ageh nggangaku? goroh biduren. Kalo udah bawa pacarnya ( laptop ) pasti bisa mentengin itu barang dari awal sampe akhir jam pelajaran. Kabarnya juga terkena virus2 cinlok sama temen sekelas. Ini orang diem banget, diem2 ngaplok, diem2 njotos -_- Diem2 merayap kayak cecek *teplook, teplook*

Tonyul - Sholeh


M. Firman Bobinsyah alias bobi (@ibob_48)
Oi oi oi oii, yapees ini orang berkacamata dengan frame hitam dinamisnya ini ngepens benget sama JKT 48, apalagi yang namanya Melody, Beeeeeh sampek gulung2 ini bocah, pernah gara2 melody dia koprol dari trawas-pandaan *oke itu lebay*. Lahir di Pasuruan, tanggal 12 Juni 1996, hidupnya mengalir seperti air (baca : pasrah), hobinya teriak2 nggajelas, sukanya nyalahin musik dengan volume tingkat internasional ( baca : kebanteren ), mempunyai gaya yang ekstrim kalo udah jingkrak2 nggajelas. Hobinya makan, makan ati misalnya. Hidupnya full with music, tiap hari bawa headphone kesayangannya yang pernah dijadiin mainan sama ayuk ala2 penyiar radio. Oke ini aib boloh -_- makanan kesukaan soto pak no porsi full, kalo bakso beli dua porsi, minumnya es milo aja deh, kalo enggak es jeruk 2 gelas. Hidup bakal tentrem kalo kerja kelompok di rumah ini bocah, perut terjamin, terjauh dari siksaan rasa lapar dan tenggorokan yang mengering, alhasil kerja kelompok disalah fungsikan menjadi makan bersama. Ciri2nya kalo jalan sambil jinjit2, serius, perhatiin deh, kalo ngga gitu nyentuhin ibu jari ke hidung. Mempunyai harapan bahwa suatu hari BB nya berubah menjadi andro

Ayu Anita Andriani Putri (@AyuuAnitaa)
*hawa2 negatif muncul, terdengar suara petir, turun badai, porakporanda, semua pingsan, akhirnya tamat*
Tepat pada tanggal 24 Feb 1996, lahirlah seorang bayi yang disinyalir akan membawa bencana bessar yang akan membawa dampak negatif yang amat sangat yang bisa membahayakan kelangsungan makhluk di bumi ini. Ayu Anita Andriani Putri, nama yang penuh dengan kemistisan. Bawaanya pengen melambaikan tangan atau mengibarkan bendera putih saat disandingnya. Bocah paling gilaak, sarap, ediyan dan kawan2nya, rasanya 2 tahun duduk sama makhluk ini rasanya telinga mengalami ketulian total, ngaku2 jadi kembarannya Kinal JKT 48, menganggap bahwa dia mempunyai suara emas -_- padahal itu semua hanya halusinasi, itu semua mitos. Hobinya melihat bintang di siang hari. Sukanya berbisik2 mendesah di deket kuping, rasanya kayak ada roh jahat menembus telinga dan menyalur ke otak. Mempunyai stock batrei yang tahan lama ( baca : gapernah bisa diem ). Dia juga salah satu penghuni "sono beach " (baca : kali). Ciri2nya punya kumis dan berjenggot :p wkwk Dalam masa2 jatuh cintrong, hidupnya penuh nestapa dan kegalauan, sesuai dengan tema wajahnya. Jika menemui makhluk ini, segeralah mencari pertolongan demi keselamatan kita bersama.



Christine Ayu Nurchayanti alias kaka titin :p (@nur_chayanti)
Kalo ini gueh, cewek rajin pinter dan berbakti kepada siapapun, anggota paling kece dari semuanya, percaya kepada mimpi yang bukan hanya mimpi, tapi mimpi tersebut akan menjadi kenyataan. Dandelion adalah salah satu hal yag indah baginya. Calon guru *aamiin* Merupakan sosok yang paling bijak diantara semuanya *ciiaaaaaat* Menyukai teater beserta segala seni yang ada di dalamya :D Jomblo adalah gelar yang melekat pada dirinya, dan dia sangat bangga akan gelar itu. Sunggu beruntung Boloh punya anggota super baik kayak dia hahahaha. Bu Niamah adalah guru yang puaaaaling dia cintai, entah mengapa. Dia selalu eksis di setiap kegiatan sekolah *narsis terus ae tin* Dan semoga saja dia bisa membawa Twist menjadi lebih dan lebih baik lagi dibawah naungan kepemimpinanya. *aamiin*

Keliru nama -_-

Yapppeesss, Boloh boloh boloooh
Semua udah kita lewatin. Suka duka tangis tawa konflik amarah ambisi mimpi dan lain sebagainya.
Kita sekarang udah kelas 12, ngga sampek setaun kita gila2an pakek seragam putih abu2.
Pasti bakal kangen banget sama kalian, kangen sama lagu kebangsaan yang diciptakan ayuk ( bis hulubis versi remix ). Kangen makan2 ngemper di deket parkiran gara2 kantin full, pergi ke perpus hanya untuk mendinginkan diri, cerita2 nggajelas. Pasti bakal kangen, Kangeeeeeenn banggeeeeettss. Kalian abis gini ke Malang semua, aku ke Surabaya sendiri :'D

Sampai kapanpun
Hari ini, esok, dan seterusnya, biarkan tali persahabatan ini tetap terikat dalam diri kita, mengikat kuat setiap hati kita, mengukir kenangan dalam benak kita, kita sisipkan keindahan itu dalam memori otak kita, jangan biarkan apapun menghapus itu semua.

Remember, kita untuk selamanyaaaa :)
About friendship about Boloh

Kerenan boloh kok daripada berag *eh
Bye byeee

Ini adalah foto sisa dari hasil jepretan buka bersama -_-
Tonyul - Ayuk - Coblek - Aku - Bobi

Quotes #2

Orang yang hanya memberimu perintah sekali, berarti Ia percaya kepadamu

- Mas Sandi -

Quotes #1

Semoga jiwa seni senantiasa terselip diantara denyut nadi dan berjalan seiring dengan detak jantung

- Teater KITA -

Senja ini...

Senja ini
Aku menatapmu
Dibawah merah
Dipayung Jingga
Kubah

Senja ini
Aku mendengarmu
Sayup-sayup suara
Butiran hujan
Jejak taman

Senja ini
Aku menantimu
Dicengkam memori
Berlari, lalu kembali

Senja ini
Aku mulai sepi
Hampa larut dalam puisi
Selimuti nadi
Tiada lagi

Jika esok
Atau esoknya lagi
Aku tiada disini
Berarti aku telah pergi
Dihisap pelangi
Kemudian hilang
Kembali setelah hujan

PHP ( Pehape) ?

Bismillahirrahmaanirrahiim

Assalamualaikum Wr.Wb

Holaaa sobat tiiiins. Watcha puasa hari ke-10 masih semangat membara yaa? :) Bagooosss. Sambil nunggu adzan maghrib, itung-itung ngabuburit Tins ingin berbagi lagi nih wehehehe. Oke judul yang kita ambil udah tertulis noh diatas "PHP ?" Sebenarnya ini tulisan juga terinspirasi dari para makhluk galau di luar sanaaa (aku ngga termasuk :p). Jadi kalau mau dibaca silahkan, kalau tidak ya noprob :))))) Enjoy Guyss


Pernah PHP? Atau Pernah diPHP?

Pehape (PHP) alias Pemberi Harapan Palsu. Ini fenomena booming bingit apalagi dikalangan para ababil alias abege labil. Istilah PHP ini ditujukkan kepada seseorang yang memberi harapan dalam suatu hubungan kepada lawan jenisnya, namun itu hanya sebuah "harapan", tak lebih. Dan katanya sih, katanya lho, orang itu cuman mempermainkan hati lawan jenisnya. Katanya lhooooo yaaaa :p wkwk. Biasanya orang yang suka php itu punya tampang kece dan penampilan yang kece juga tentunya. Tapi juga dapat ditemui orang pehape yang bukan bermodalkan tampang atau penampilan melainkan kata-kata puitis yang menyayat hepar. Ada juga nih orang pehape karena bakat di bidang tertentu, musik misalnya. Jadi si doi suka menggoda "mangsanya" dengan lagu-lagu cinta sambil nggenjreng-nggenjreng gitar. Padahal kita nggak tahu kalo itu gitar pinjem punya tentangga. Maklum, biar keren gitu katanya. Orang pehape itu juga biasanya stay cool didepan para cewek, mungkin biar para cewek mau nyuri-nyuri pandang gituuh. Adalagi cowok pehape yang sok-sok romantis. Ngasih berbagai macam bunga, bunga mawar, bunga melati, bunga lily, bunga kamboja, bunga sedap malam, bunga sepatu, bunga teratai, bunga matahari, bunga bugenvil, sampek-sampek bunga bangkai tuh dikasih juga, bukan hanya bunga bangkai, malah kadang-kadang bunga desa juga dibawa. Astagaaa. Adalagi modus unik lainnya, yaitu ngirimin pulsa. Padahal tuh pulsa ngutang sama teman sebangku. Yang merasa nggausah senyam-senyum!

Siklus orang pehape juga simple kok. Awalnya kenal, terus sms-an, ngumbar kata mesra dan… menghilang. Lalu cari yang lain, terus kenal, sms-an, ngumbar kata mesra dan.... menghilang lagi. Ya gitu-gitu terus, ngga kreatif -_-
 
Tapi ada nih Sob pendapat yang beda "Pehape itu nggak ada, yang ada hanya kegeeran".Pendapat ini juga ngga salah sih. Padahal kita udah suka dia tingkat internasional, eh ternyata  si dia nggapunya perasaan lebih ke kita. Aduduhh.. Patahati ya? Achiaaaan. Yah siapa juga yang nyuruh kita terlalu GR, nah kalau udah tau gini, patahati kaaaaan?? Terus nyalahin siapa? Nyalahin dia? Kita juga salah u.u Kalau udaa 'merasa' kena pehape terus ngapain? Nangis? Apdet ke twitter atau fesbuk? -_- Apalagi kalau kita bener-bener suka sama tuh orang, beeeh setiap malam insomia kagabisa tidur. Coba tebak ngapain? Ngestalk men ngestalk. Ngga nafsu makan, ngga nafsu minum, ngga nafsu ngomong, ngga nafsu belajar, ngga nafsu bernafas *Nahlho
Tiap hari mukanya kusut, jadi perlu disemprot pakek rapika langsung disetrika. Tiap hari dengerin lagu-lagu galau. Tiap hari butuh shower anti galau, kalau ngga ada shower, selang digantungin di paku bisa jadi alternatif.

Bicara mengenai pehape otomatis berbicara mengenai perasaan. Perasaan merupakan the one most sensitive thing. Jangan pernah samakan perasaan seorang cewek dengan super mario. Perasaaan bukan untuk dimainkan. Ingat ya, Hakikat cinta itu suci kok :)

“Ada tiga hal yang barangsiapa memilikinya niscaya ia akan mendapatkan manisnya iman: (1). Allah ta’ala dan Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam lebih ia cintai daripada yang lainnya, (2). Mencintainya seseorang, tidaklah ia mencintainya melainkan karena Allah ta’ala, (3). Benci untuk kembali kepada kekafiran setelah Allah ta’ala menyelamatkan darinya sebagaimana ia benci dirinya dimasukkan ke dalam api”

So, yang salah siapa? Dia yang ngasih perhatian lebih? Atau kita yang kegeeran? Sama aja -_- sama-sama salah -_- sama-sama bikin ulah -_- Sebenernya dalam menjalin hubungan ada batasan-batasannya. Apalagi kan dalam islam sudah diatur.

Katakanlah kepada laki-laki yang beriman: Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya. (An-Nuur: 30)

Dari Jabir bin Samurah berkata; Rasulullah SAW bersabda: Janganlah salah seorang dari kalian berdua-duan dengan seorang wanita, kerana syaitan akan menjadi ketiganya. (Hadis Riwayat Ahmad & Tirmidzi dengan sanad yang sahih)

Jadi jangan suka pehape, jangan juga suka merasa GR. Ingat. Orang yang kita cintai saat ini belum tentu orang yang menjadi jodoh kita. Jadi tetap pada batasan-batasan kaidah. Labuhkan hati kalian kepada orang yang benar-benar telah dituliskan Allah SWT :) Dan jangan pernah sentuh hati seseorang jika hanya ingin melukainya. 

Dalam sepotong hadith Nabi s.a.w mengingatkan :
”Apabila datang ( melamar ) kepadamu seorang lelaki yang kamu yakini akhlak dan agamanya, maka kahwinkanlah dia. Sekiranya tidak maka akan berlaku kerosakan dan fitnah yang besar di atas muka bumi “

Well, sekian kali ini, adzan maghrib udah terdengar :) Selamat makaaaan :)

Ajang penambah 'teman' atau penambah 'dosa'?

Assalamualaikum Wr.Wb

Halo sobat tinss (kalo ada sih hehe)
Hari ketiga puasa masih tancap gas pool kaaan? hehe
Well di tengah2 siang bolong bulan penuh rahmat ini, Tins pengen berbagi nih, lewat tulisan di blog junior ini :)
Oke, judulnya udah terpampang nyata kan? Ajang penambah 'teman' atau penambah 'dosa'
Yaps, disini Tins pengen mengapresiasi "sosial media" yang digrodok kaum ababil alias abege labil. Yang paling menyetarkan yaitu facebook dan twitter.
Facebook dan Twitter dewasa ini malah disalahgunakan nih sob, miris banget kan? Apa buktinya? Mau bukti???!! Coba deh sekarang tengokin itu dua bersaudara. Apa yang pasti kita temukan? Jeng jeng jeeeng.

1. Foto yang pakek kain bekas atau baju adiknya yg dipakai, kekecilaaaan banget, nyapret pret pret, kayak lepet yang biasanya ada di kardus berkatnya tahlilan orang belakang rumah. Belum lagi rambut yang disemir merah kuning ijo. Udah kaya anak ayam alay yang dijual jamanku SD dulu. Sampe2 susah bedain mana rambut mana sapu ijuk.

Tengok ini dalil ya :)

“Sesungguhnya wanita itu adalah aurat, setiap kali mereka keluar, syeitan akan memperhatikannya.” (HR. Bazzar & At- Tirmizi)

"Wahai Nabi, suruhlah isteri-isterimu dan anak-anak perempuanmu serta perempuan-perempuan yang beriman, supaya melabuhkan pakaiannya bagi menutup seluruh tubuhnya (semasa mereka keluar); cara yang demikian lebih sesuai untuk mereka dikenal (sebagai perempuan yang baik-baik) maka dengan itu mereka tidak diganggu. Dan (ingatlah) Allah adalah Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani." (Surah Al-Ahzab, ayat 59)

2. Status-status yang memiriskan sekali, bedanya abg jaman dulu sama abg jaman sekarang. Kalau dulu kan kalau ada masalah, tahajud, meminta pertolongan dari Allah, ada masalah diselesaikan tidak diumbar-umbar ke orang lain :) Kalau sekarang? Beeeh. Doa aja udah berpindah ke fesbuk atau twitter, kalau menurutku sih sob, kayaknya kurang efisien deh, kan doa ditujukan ke Allah, lebih romantis kalau lewat sujud sholat, karena saat sujud, kita berada dalam posisi yang paling dekat dengan Allah :)) Adalagi yang lebih mengharu biru, mengumbar kegalauan di fb/twitter. Kasian banget yaa. cupcup. Tau ngga sih sob, secara tidak langsung itu sama aja mentransfer energi negatif kita ke si pembaca.

"Dunia maya bukan tempat pelarian dari masalah dunia nyata. Dunia maya tidak akan pernah menyelesaikan masalah--malah sebenarnya semu." - Kutipan Darwis Tere Liye

 Ini ada dalil :)

Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.(QS. 3:139)

Dia (Ya’qub) menjawab: “Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (QS Yusuf: 86)

3. Sindiran-sindiran yang menyayat hepar. Mulai dari sindiran terselubung sampai sindiran yang frontal. Duso lho yo dusooo. Apalagi sekarang ada akun twitter yang khusus buat nyidir. Kalo nyindir tulisannya PAKEK CAPSLOCK. KATANYA BIAR JELAS GITU -______- Terus bahasa pake Loe Gue Loe Gue. Ada aksen (maaf) C*k beserta saudara2nya kadang. Mau dalil lagi? Adaaa :)

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain, (karena) boleh jadi mereka (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olokkan); dan jangan pula wanita mengolok-olokkan wanita-wanita lain., karena boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olokkan); dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan jangan pula kamu panggil-memanggil dengan gelar yang buruk. Seburuk-buruk gelar ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman..” (QS. al-Hujurat:11).

------------------------------------------
 Nah tak panjang tak lebar semoga dapat menjadi pembelajaran kita semua khususnya saya.
Sama sekali bukan berniat menggurui karena saya hanya ingin mengingatkan.

"hendaklah saling mengingatkan dalam kebenaran dan kesabaran" (Al-Asr 3)


Well, kita boleh menggunakan social media dalam bentuk apapun, cuman ada kalanya kita harus mengerti batasan2nya. Boleh upload gambar, update status, boleh kok boleh, Tins sendiri juga masih sering upload gambar atau update status, hehe. Tapi setidaknya jangan sampai apa yang kita lakukan disitu dapat merendahkan martabat kita sebagai muslim/muslimah apalagi sebagai seorang yang berpendidikan, kita harus bisa menempatkan segala sesuatu dengan tepat. Okidoki :D


Sekian

Wassalamualaikum Wr.Wb

Ramadhan, Welcome back :)

Assalamualaikum Wr.Wb :)

Ramadhan tiba

Ramadhan tiba
Ramadhan tiba
Marhaban ya Ramadhan
Marhaban ya Ramadhan

Marhaban ya Ramadhan
Marhaban ya Ramadhan


Alhamdulillah
Alhamdulillah
Alhamdulillah



Ramadhan is coming  in few days from now. Yipeee \^^/
Welcome back my noble guest :)
Month of blessings
Month of graces
Month where heaven's doors are opening
Month where hell's doors are closing

Month where devils are be hancuffed
Month where contained night that better than a thousand months


قَدْ جَاءَكُمْ شَهْرُ رَمَضَانَ شَهْرٌ مُبَارَكٌ افْتَرَضَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ يُفْتَحُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَيُغْلَقُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَحِيمِ وَتُغَلُّ فِيهِ الشَّيَاطِينُ فِيهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ مَنْ حُرِمَ خَيْرَهَا فَقَدْ حُرِمَ
"Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan yang mubarak (diberkahi), Allah subhanahu wa ta'ala mewajibkan kepadamu puasa di dalamnya; pada bulan ini pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan para seran dibelenggu. Juga terdapat dalam bulan ini malam yang lebih baik dari seribu bulan, barangsiapa yang tidak memperoleh kebaikan Lailatul Qadr, maka ia orang yang terhalang dari kebaikan." (HR. Nasa'i dan Ahmad serta dinyatakan shahih oleh Albani)

I hope, this Ramadhan'll be better than previous. Aamiin
I don't know what I can write here -_- i'm not a good writer wkkwk :p
So
there's a nice poem for you all that I have gained from Muhajabah.com :)
Enjoy yah :))))

Ya Ramadan!
by Noor Syed

In the name of Allah, the most Merciful, the most Kind

A blessed month is casting its shadow upon us
A night of this month is better than a thousand months
Bear with patience for the sake of Ar-Rahman
It's a continuous training to strengthen our Imaan.

Glory be to Allah who sent Ramadan as a mercy to mankind
Its a purification of our soul, our heart, and our mind
With the most sincere devotion and love we fast
To be cleansed and free from sins of the past

Glorified is He, who choseth this holy month,
To test our sabr and fill our hearts with warmth
Of his Divine Light, His blessings shall glow,
The Seer of the unseen, all He does know

Ya Allah! For thee, let my breath be more pleasant than musk
Ya Allah! For thee, let me be thankful when day turns to dusk
My thoughts and heart are purified, my eyes truly see'
This blessed month, the month of spiritual rhapsody!

Ya Allah! For thee, my life I shall live!
Ya Allah! For thee, my soul I shall give!
In the name of Allah, the most Merciful, the most Kind,
Praise be to Allah, who sent Ramadan as a gift to mankind


 




My sweet memory - Telaga Rindu

Assalamualaikum

Nulis lagi nulis lagi
Pas pas lagi galau, pas pas lagi ada problem, pas banget dengerin lagu kebangsaan Teater "KITA" - Telaga Rindu -

I dont know why, whenever I heard this song, there's something flow from this eyes :"
I have tried to find the reason why, and now.... I'm understanding that isn't just a song. My piece of story is tucked there. Tucked there forever :)
You know? This song remember me about hapiness, sadness, sacrifice, love, dream, and rainbow :"

TELAGA RINDU
Ost. Perempuan Telaga Duka

Dalam telaga rinduku
Terukir kisah kasih kita
Penuh cinta dan cahaya
Hanya aku dan engkau
Berduaa

Kuingin slalu bersamamu
Walau langit kian gelap
Dalam rinai air mata
Sunggu ku cintaimu selamanya

Yang ku mau bersamamu
Bersama dalam indah dan gundah
Yang ku ingin dipelukmu
Bersama kita lewati senja
Berdua

Selamanyaaa

1. 2 . 3
Bismillahirrahmaanirahiim
Asyhdaduallaillahaillallah wa asyhaduannamuhamadarrasulullah

Teater KITA
For God
For Homeland
For Beloved People
For Choosed People
For Us

Succes Succes Succes!!!!!
Tol patoli tole top patolpi tol dodopi tol do tel mi


Terimakasih, Kita :"

Assalamualaikum Wr.Wb

Weits ketemu lagi deh, Alhamdulillah banget hari ini masih bisa bernafas, masih bisa bergerak, masih bisa melihat matahari, masih bisa melangkah, masih bisa berbagi di blog yang bisa dibilang masih baru ini.
Eh, ngga kerasa yah udah kelas 12 :) padahal baru kemaren ketemu kakak-kakak komdis yang super duper jahat luar biasa heh. Ngga kerasa juga udah 2 tahun proses sama my best second family :' Teater KITA.
KITA, kalian benar-benar luar biasa, aku sayang kalian, sayaaaang banget. Entah kalian percaya atau tidak, really love you guys.
Inget pas kelas 10, pertama kali masuk, jadi "Sumiati". Diklat super gila dengan kostum ala2 westlife, proses heboh mulai dari pentas maulid nabi (aku jadi elemen baik lho, yg ngilangin medhok susah amat :"), pensi (jadi bulan yg bedakannya udah kayak donat yg ada gulanya putih entah apa namanya), pensi sayonara (jadi sutradara lhoo, wkwkw astrada sih lebih tepatnya). Eh jadi kangen mbak2 mas2 senior deh, kangen our rainbow, Mbak Diah :"
Terus naik kelas 11 ketemu adek-adek super saraappp!! :'D. Kalo dulu didiklat, sekarang ngediklat lho, jadi penghuni di pos blocking ama bang ubet berpayungkan godhonge gedhang itu sesuatu sekali. Proses pertama main saksi mata, jadi Hakim, ngerusak banyak properti mulai yg murah sampek yang mahal, eh jadi kangen deh. Pertama kali ketemu Pak Ros, Mas Jinjo, Mas Peras, Mas Jemmy, Mas Pepeng jugaaaaa. huaaaaaa, boleh nangis ngga seh? ah jangan, tins kan tegar. Dilanjut fragmen, ketemu orang2 keren baru mas lupus sama mas rendi :) lalu ada event pensi, maulid nabi, hari sampah sedunia, Psp kabupaten, fest STKIP, sama Psp jatim. yeee, udah kelar deh event di kelas 11. Eits, tapi aku bukan berproses karena event kok, aku ingin bernafas tanpa event sekalipun, aku bersama kalian bukan karena event, tapi karena aku sayaaaang, sayaaaang banget

Dari sekilan banyak member of KITA, mungkin aku orang yang paling banyak buat kesalahan, paling ngga bisa dicontoh. Maaf rek maaf :( but disini bukan forum minta maaf. Mungkin ada dua alasan kenapa bisa begini. Yang pertama aku memang aktif, karena semakin pasif orang semakin meminimalisir kesalahan. Yang kedua karena aku memang bodoh, benar-benar bodoh. Blas ngga bener, blas blas o.
Tapi terimakasih buat kalian yang udah sabar ngemong aku yang keras kepala, makasih buat semua kritikan, saran, atau sejenisnya. Makasih karena udah buat aku sedikit berubah. Kesalahanku banyak, banyaaak banget. Aku pengen berubah rek, serius, bantu aku berubah, aku sayang sama kalian, aku bener2 sayang. sayaaaang banget. Tapi aku takut kalau ngomong secara langsung, aku takut nangis rek, seriusan :') jadi lewat kata2 aja yah. Entah kalian baca atau tidak, semoga kalian baca, semoga kalian memahami :)

Oke, jadi ini adalah puncak kepengurusanku, ngga ada lagi proposal, ngga ada lagi surat ijin, ngga ada lagi diomelin di ruang TU, ngga ada lagi ribet nyari kepsek atau wakasek, ngga ada lagi begadang sampek lebih dari jam 12 malam, itu yang bakal bikin aku kangen.

Sekali lagi makasih, buat bully an nya, makasih buat piala2nya, makasih buat prosesnya, makasih buat kritikannya, makasih yang udah maafin semua kesalahanku, makasih buat semua ilmunya, makasih buat semua pengalamannya, makasih sudah membuatku berubah, makasih buat semua cinta dan kasih sayangnya, makasih buat semua ceritanyaaa :")

AKU SAYANG KITA DIMANAPUN DAN KAPANPUN
AKU SAYANG KITA HARI INI, ESOK, DAN SELAMANYA

IF YOU NEED ME, I'LL BE THERE GUYS :*

Belum Saatnya Bro!

Assalamu'alaikum Wr.Wb

Saya menulis entri ini setelah saya mengadakan sharing-sharing dengan cewek-cewek super hebat yang pernah saya temui. Awalnya sharing masalah keluarga, orangtua, sahabat, dll. Tapi merambat-merambat ke masalah yang benar-benar sangat intim yaitu masalah (maaf) seks. Saya sempat shock (jelas). Mendengarkan cerita bahwa mereka, orang-orang yang saya sayangi hampir menuju ke arah (maaf) hubungan seks. Ada beberapa pernyataan dari mereka yang pernah melakukannya. Bukan, bukan melakukan (maaf) hubungan seks. Tapi masih perjalanan menuju kesana. Contohnya saja ciuman di pipi, dahi, mulut, leher, dsb. Sampai ada acara merabah-rabah sesuatu yang sedikit menonjol (maaf).
Salah diantara mereka ada yang hobi ciuman bibir, padahal keduanya sama-sama punya pacar. Saat ditanya mengapa mau dan suka melakukan hal semacam itu? Dengan penuh keentengan dia menjawab “kita jelas sama-sama butuh, jadi kita melakukannya setiap saat jika ada waktu”.  Deg. Oke saya terdiam, benar-benar diam. “Butuh”? Butuh apa? Butuh ciuman? Apasih, apa maksudnya. Itu hanya sesaat bro, menjual keperawanannya dengan hal semacam itu? Itu hal bodoh yang saya temui.

Adalagi yang dengan tenangnya menyebarkan bahwa dia pernah dicuim saat tidur,katanya sih bibirnya kerasa basah gitu (kali aja tuh iler loe) emangnya dicium dimana? Di bibir. Di bibir broo. Gila masih SMA tuh anak. Kenapa diam aja? Diam saat dicium bahkan diam saat diraba. “Kapan lagi kita bisa melakukan hal semacam ini” itu jawabnya. Astaghfirullahaladzim. Kena adzab gawat lho

Fenomena ini bahkan juga terjadi diantara mreka yang tergabung dengan komunitas agama islam. Sekali lagi fenomena ciuman bibir, kalau ini temanya “Dua kepala dua kaki”. Bisa banyangin, ada dua orang duduk, tapi kaki yang terlihat hanya dua. Terus yang dua? Diamputasi kali -_- Bahkan nih sob, si doi terkenal alim banget, sholat lengkap ngaji fasih otak cerdas. Eh ralat, kata “otak cerdas” mohon dihilangi. Intelek kok main  cablak-cablak. Hihi

Terus terus apa lagi ya? Ohya satu lagi. Kalau ini nggak ngerti deh. Ampuun ssob. Ditanya “Pernah ngapain aja sama pacarmu”. Jawabnya “Ah, nggak ngapa2in kok, eh cuman nakal dikit seh, tapi nggak sampek kebablasan”. Astagaaa, ini gaswat syekaleee. Hampir bro hampir. Sepertinya kalimat “Nggak kebablasan” diganti “Belum kebablasan”.

Dan masih banyak lagi cerita-cerita semacam itu. Dan lebih banyak lagi yang belum saya ketahui di luar sana. Saya sebagai seorang muslim juga ingin mengingatkan bahwa hal-hal semacam itu jelas haram hukumnya. Jika ada kalimat “Kalau belum ngelakuin ‘itu’ berarti nggak gaul atau nggak normal” cuekin deh cuekin, daripada kebeblasan. Hukumnya ada lho sob yang melakukan hal semacam itu.

"Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat." (Qs. 24:30)
  
dan (diharamkan juga kamu mengawini) wanita yang bersuami, kecuali budak-budak yang kamu miliki (Allah telah menetapkan hukum itu) sebagai ketetapan-Nya atas kamu. Dan dihalalkan bagi kamu selain yang demikian (yaitu) mencari isteri-isteri dengan hartamu untuk dikawini bukan untuk berzina. Maka isteri-isteri yang telah kamu nikmati (campuri) di antara mereka, berikanlah kepada mereka maharnya (dengan sempurna), sebagai suatu kewajiban; dan tiadalah mengapa bagi kamu terhadap sesuatu yang kamu telah saling merelakannya, sesudah menentukan mahar itu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. (Qs. 4:24)

Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus dali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan orang-orang yang beriman. (Qs. 24:2)

Jelas tuh dalil sob. Lantas, jika sudah terjadi, apa yang harus kita lakukan?

Dari Ibnu Mas’ud r.a. dikabarkan, sesungguhnya ada seorang lelaki mencium seorang perempuan [bukan istrinya, bukan muhrimnya]. Lalu dia datang kepada Nabi saw. dan diberitakannya hal itu kepada beliau. Kemudian diturunkan oleh Allah ayat yang maksudnya:
Dirikanlah shalat pada kedua tepi siang dan sebentar dari malam hari. Sesungguhnya [pahala] kebaikan [seperti shalat] menghilangkan [dosa] keburukan [seperti ciuman itu].” (QS Hud [11]: 114) Lelaki itu bertanya, “Ya Rasulullah! Apakah [fatwa] ini untuk saya saja?” Jawab Nabi saw., “[Fatwa ini berlaku] bagi semua umatku.” (Shahih Bukhari, hadits no. 298)

Allah Maha Pemaaf, jika kita benar-benar ingin bertaubat, percayalah Allah akan menerimanya.
Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat dan mencintai orang-orang yang suka membersihkan diri. (QS al-Baqarah [2]: 222).

WELL, sekian tulisan saya yang satu ini, Ketemu lagi ditulisan-tulisan selanjutnya. Salam ukhuwah.

Wassalamualaikum Wr.Wb

Tins :)





Dandelion Kecil (Benih 1)

Bissmillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum Warohmatullahi Wabaraokatuh
Terimakasih Alloh Swt yang membuat saya menulis cerpenyang bisa dibilang sangat minimalis ini. Sholawat dan salam tetap tercurahkankepada Rasulullah Saw

Berikut ini adalah perbaikan dari cerpen Dandelion Kecil yang pernah saya buat beberapa waktu yang lalu. Terimakasih untuk siapapun yang sudah membaca dan memberikan sarannya. Makasih mas wahyu yang sudah mengingatkan saya lewat komentarnya di cerpen dandelion 2 versi Juple sama mas rijal yang biasanya sebagai konsultan.

Selamat Membaca :)

DANDELION KECIL (BENIH 1)
Tins

          Sore itu angin berhembus sangat sejuk,membawaku menikmati keindahan padang ilalang yang terbentang sejauh mata memandang. Pemandangan ini yang sering aku nikmati ketika hari mulai petang dan langit mulai memerah. Sungguh pemandangan khatulistiwa yang menenangkan hati.Aku berbaring ditengah-tengah lautan putih kapas yang membuatku serasa berada diantara gumpalan awan, bertemu burung-burung yang bermigrasi, betapa indahnya.Hingga mataku tertuju pada sebuah bunga yang bersembunyi dibalik ilalang, bunga putih yang berukuran kecil. Bunga dandelion. Aku mengamati bunga itu diterbangkan oleh angin, dengan ikhlas biji-biji bunga itu mengikuti kemana arah mata angin tanpa tahu dimana Ia akan berlabuh, apakah di tanah subur? Ataukah di tanah yang gersang? Dandelon itu mengingatkanku pada sebuah cerita beberapa tahun yang lalu. Sebuah cerita sederhana yang menyadarkanku tentang arti keikhlasan,pengorbanan, dan impian.
Cerita ini dimulai pada sepertiga malam saat aku terbangun. Sebelum pagi menjemput, sebelum bulan separuh yang seolah terbingkai jendela kamarku lesap ke peraduannya. Seperti malam-malam sebelumnya aku berjalan menyusuri dinginnya lantai di Panti Asuhan . Dengan mata sayup-sayup aku melewati lorong menuju kamar mandi yang letaknya kurang lebih 8 meter dari kamar yang aku tempati. Seketika kakiku berhenti melangkah saat telingaku mendengar isak tangis dari sebuah kamar tidur. Aku mengenal suara itu, suara itu sudah tidak asing lagi bagiku.Kubuka pintu kamar itu perlahan, terlihat seorang gadis kecil duduk tersimpuh di atas sajadah mengenakan mukenah putih sedang menangis terseduh mengahdap baitullah.

            Itua dalah Tiara. Aku memanggilnya dengan lembut. Tapi tidak ada jawaban. Aku memanggilnya sekali lagi dan tetap tidak ada jawaban. Ketiga kalinya ku memanggil dan bertanya apa yang terjadi, gadis berlesung pipi itu menoleh ke arahku, matanyayang berkaca-kaca memandangku lekat. Sesaat aku terpaku melihatnya tetapi isakannya mampu menyadarkanku. Aku berlari dan memeluknya erat.

            “Buat apa Tiara hidup di dunia?Tidak ada yang sayang aku!” Bisik Tiara tertahan.

            “Apa yang kamu katakan?”

            “Impian, harapan, mimpi, semua itu bohong!”Nadanya tinggi.

            “Tiara, apa maksudmu? Apa yang terjadi?” Aku semakinbingung.

            “Mengapa? Mengapa semua terjadi?Mengapa? Aku.. aku..”

            Tiara tidak sanggup melanjutkan kata-katanya, tenggorokannya tersekat. Isaknya semakin meluap. Semakin derasair matanya semakin erat pula aku memeluknya. Aku mencoba menggenggam tangannya yang sedingin es. Berusaha mengirimkan sedikit kehangatan yang menyelinap diantara jemari-jemariku.

            Tiara terdiam namun air matanya tetap mengalir dan terus mengalir. Baru pertama kali aku melihat sosok Tiara si gadis kecil yang  selalu ceria kini meluapkan kesedihan yang begitu mendalam. Dengan sisa kekuatan yang dimilikinya, Tiara mencoba mengumpulkan energi dan merangkai kata.

           “Mbak,apa Tiara punya ibu? Lantas dimana ibu Tiara berada? Tiara ingin kejujuran mbak. Apa benar yang dikatakan orang-orang bahwa Tiara pernah dibuang? Apa itubenar?”

           Akuter diam. Jantungku berdegup kencang.

            “Mbak, kenapa diam? Jawab Mbak.Dimana ibu Tiara?”

           Kalimatnya telah membekukan hatiku. Gadis kecil itu telah mengatakan satu kata yang membuat keringat dingin mengguyur tubuhku. Satu kata yang artinya begitu dalam melebihi dalamnya samudera, yang begitu tinggi melebihi tingginya gunung. Ya, hanya satu kata yaitu “ibu”. Aku tidak tahu apa yang harus akukatakan dan apa pula yang harus aku lakukan. Aku terdiam mematung di depan seorang gadis kecil yang memandangku tajam, setajam pisau yang menancap pada apel merah.Tiara melanjutkan pekataannya.

           “Tiara memang tidak punya ibu. Tiara tidak pernah merasakan cara ibu mengobati lukaTiara saat jatuh dari sepeda. Tiara tidak pernah merasakan ibu mencium Tiarayang kata orang-orang ciumannya begitu hangat. Tiara tidak pernah mendengarkan ibu mendongeng “Cinderella” atau “Rapunzel” sebelum Tiara tidur. Tiarat idak pernah… tidak pernah..”

            “Tiara!”Aku memotong pembicaraan

            Aku merasakan mataku basah. Sesuatu mengalir di rongga dada, mendengar penyaksian seorang gadis kecil berumur 7 tahun yang selama hidupnya tidak pernah melihat malaikat bernama ibu. Hati merasa teriris tatkala mengingat pada suatu malam,Ia menggambar sosok ibu di atas lantai dan Ia tidur di atas gambar itu tanpa beralaskan apapun. Pernah pada malam lain Ia mengisi sepasang sarung tangan dengan kain dan memelukan ke badanya sendiri hanya sekedar ingin merasakan pelukan seorang ibu. Aku menghela nafas dalam-dalam. Sekali menyeka air mata.

            “Tiara, bukankah kau masih mempunyaiMas Wahyu. Mas Wahyu telah bekerja keras untuk membahagiakanmu.” Hiburku

            Degup jantungku yang keras mulai mereda.Ya,setidaknya Tiara masih sedikit beruntung daripada anak-anak lain dipanti asuhanini. Mas Wahyu adalah seorang yang selalu bekerja keras disaat yang lain bermalas-malasan, seorang yang tangguh saat yang lain menyerah, bahkan yang paling aku kagumi dia adalah seseorang yang masih mempunyai mimpi disaat yang lain berhenti.

            “Mas Wahyu bukan ibu”

            “Tapi Ia selalu berusaha menyenangkanmu, menenangkanmu, memberimu cinta dan kasih sayang, layaknya seorang ibu. Mas Wahyu jugalah yang mengajarkanmu cinta dan kasih sayang. Bukankah Mas Wahyu juga yang mengajarkanmu tentang impian.”

            Tiara kembali terdiam. Sesekali terdengar isakan darinya. Malam semakin malam. Bulan separuh masih bertenggek santai seolah terbingkai jendela, dengan semburat-semburat putih, seperti mengenakan mantel perak. Bintang masih berserakan, mengotori langit dengan kemerlapnya. Kabut semakin pekat dan dingin, sedingin hati Tiara.

            “Impian? Apa salah kalau Tiara yang yatim piatu ini punya impian. Tiara punya banyak mimpi dan harapan, tapi apa bisa diraih? Kata teman-temanku di sekolah, anak sepertiku tak pantas untuk bermimpi, yang harus  Tiara lakukan cuma meratapi nasib.” Suara patah-patah Tiara.

             “Impian dan harapan bukan hanya dimiliki oleh orang-orang yang tinggi, bukan hanya dimiliki orang-orang yang berpunya, bukan hanya dimiliki orang-orang yang berdasi, Tiara. Kita mempunyai hak akan hal itu”. Terdengar suara laki-laki muncul dibalik pintu.

            Aku terpaku melihat bayangan dibalik pintu itu. Kemudian setelah tersadar aku tersenyum. Itu adalah Mas Wahyu. Mas Wahyu tidak sengaja melewati kamar itu dan mendengarkanku menyebut namanya.Hal itu membuatnya ingin ikut larut dalam pembicaraan.

            Seperti biasanya, Mas Wahyu berpakaian sederhana. Malam itu Ia mengenakan kaos berwarna biru muda dan dalam balutan jaket tebal berwarna hitam yang hitamnya mulai kusam. Rambutnya yang basah sedikit acak-acakan. Senyumnya mengembang, tubuhnya tinggi besar dengan dada bidang. Ia membawa sebuah kantong plastik yang isinya sudah bisa kutebak.Pasti terang bulan rasa cokelat dengan sedikit taburan kacang yang digoreng setengah matang. Memang setelah menerima gaji, Mas Wahyu tak lupa membelikan makanan kesukaan Tiara. Pria berumur 21 tahun itu menghampiri kami. Saling berpelukan dengan Tiara dalam waktuyang cukup lama, melepaskan pelukan sebentar lalu saling memeluk lagi. MasWahyu meletakkan Tiara di atas pangkuannya. Dengan manjanya Tiara bersandar di bahu pria yang bekerja sebagai tukang bangunan 3 tahun silam itu.Beberapa waktu kami tediam, tanpa suara. Yang terdengar hanyalah desiran air kolam yang gemericik dengan riak-riak kecil yang letaknya tepat di bawah jendela dan suara detik jam dinding bergambar Disnep yang berada di sudut kamar. Kami hanya menatap satu sama lain. Sesekali aku melihat ke luar jendela. Melihat kunang-kunang menari berirama didekat pohon cemara yang tingginya sekitar 5meter.

            “Mas Wahyu jadi teringat akan sebuah kalimat yang dipopulerkan oleh Thomas Fuller “Kalau bukan karenaharapan-harapan, maka hati pun akan mati””. Mas Wahyu memecah kesunyian

                “Kata “mati”adalah representasi dari misteri, bukan?” Aku menimpali

                “Ya benar. “Mati” adalah representasi dari misteri. Manusia tidak tahu kapan ia akan menjadi bangkai dan kembali pada tanah. Tetapi karena ada kata “harapan” mereka tetap mencoba bertahan dalam sebuah misteri itu.”

             Aku mencoba mencerna kalimat yang diucapkan Mas Wahyu.Waktu terasa membeku, angin pun mati. Awan mendung menggumpal di atas langit.Ku mainkan jari-jari tanganku. Ruangan kembali senyap. Kini senyapnya lebihlama.

            “Jadilah pribadi yang tegar, Tiara”

            Pandanganku kembali ke arah MasWahyu. Tatapannya sangat tajam namun tidak menghilangkan karakternya yang penuh kelembutan. Sering aku melihat tatapan seperti itu, sebuah tatapan yang memberikan sebuah keyakinan dan kepercayaan. Mas Wahyu mencium kepala Tiaralalu menghirup nafas panjang. Mengulang hal yang sama sebanyak tiga kali.Hingga akhirnya meneruskan perkataanya.

            “Berusahalah tegar Tiara. Ikhlaslah menjalani hidup. Hidup adalah sebuah pengorbanan. Dengan pengorbanan akan telahirlah impian. Berjanjilah pada Mas Wahyu bahwa kelak seorang Tiara yang tiada pernah melihat sosok ibu mampu menjadi orang yang hebat dan sukses. Jika tidak mampu menjadi batu karang janganlah menjadi batu karang. Jika tidak mampu seharum mawar janganlah menjadi mawar. Jika tidak bisa sehangat mentari janganlah menjadi mentari. Cukuplah menjadi dandelion kecil. Ya, dandelion kecil” Mas Wahyu tersenyum kecil, wajahnya berbinar.

          Kami bertiga kembali terdiam.

          Langit masih belum bosan memerah. Aku masih terbaring ditengah-tengah lautan putih kapas yang membuatku serasa berada diantara gumpalan awan,bertemu burung-burung yang bermigrasi. Lama aku memikirkan apa yang dimaksudkan Mas Wahyu tentang “Dandelon kecil”. Tapi kini aku mengerti. Dandelion kecil terlihat sangat rapuh saat dipukul angin, tapi Ia masih berusaha tegar melawaan hempasan sang angin. Hidupnya sederhana, saat merekah maka ikhlaslah biji-biji bunganya terbang tinggi, jauh, melayang mengiringi langkah angin, Ia rela meninggalkan ibunya. Dandelion kecil sosok yang sangat kuat,memiliki keberanian hebat untuk mencari kehidupan baru di luar sana. Mampu terbang tinggi, menjelajah dunia luas sampai akhirnya mendarat di tempat baru dan tumbuh menjadi sukma yang baru. Dandelion kecil mengambil langkah yang beresiko dan pengorbanan demi pencapaian impian hidup yang lebih baik bagi generasi selanjutnya.




♥♥♥♥♥♥♥- Sekian- ♥♥♥♥♥♥♥
                                                                                                                      Salam,
                                                                                                                      @nur_chayanti


Edisi kedua sudah dirampungkan oleh adek saya yang cantiknya tidak perlu dipertanyakan lagi karena memang jelas kebohongannya yaitu Aulia Azizah alias Juple, baca di
http://www.facebook.com/notes/zivanna-editia-agatha/dandelion-kecil-chapter-ii/10151404448237974
Buat juple, dandelion benih 3 katanya dibuat sama bella? tapi belum. Hehe. aku udah buat tapi prolognya sajjaaa..

Baiklah sekian dari saya
Salam dandelion :)   

Christine Ayu
Lihat profil lengkapku
 

Agen Dandelion | Creative Commons Attribution- Noncommercial License | Dandy Dandilion Designed by Simply Fabulous Blogger Templates